Press Release tentang tuduhan Green Pramuka menipu Pembeli

Dalam beberapa hari ini berita di media sosial dan beberapa stasiun TV heboh tentang judul berita Pengembang Apartemen Green Pramuka City lakukan kriminalisasi terhadap Pemilik/ Penghuni

Press Release Apartemen Green pramuka city

Terkait masalah dan kasusu ini Kuasa Hukum  Pengembang Apartemen Green Pramuka City Muhammad Rizal Siregar menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum sesuai dengan peraturan dan prosedur hukum yang berlaku.

PRESS RELEASE

TANGGAPAN ATAS TUDUHAN PENGEMBANG APARTEMEN GREEN PRAMUKA CITY MELAKUKAN KRIMINALISASI TERHADAP PEMILIK/PENGHUNI

Mengamati pemberitaan yang beredar terkait tuduhan yang culas dari semua pihak kepada Pengembang Apartemen Green Pramuka sehingga telah menjadi trending topic di media online yang pada pokoknya “Apartemen Green Pramuka melakukan Kriminalisasiterhadap Acho” adalah “tidak benar”.

Apabila kita melihat secara jernih dan teliti yang ada depan mata kita, Pemilik/Penghuni Apartemen Green Pramuka sampai dengan saat ini telah mencapai 4000 Pemilik/ Penghuni. Adapun selama proses transaksi jual-beli unit Apartemen Green Pramuka, Pengembang tidak pernah sekalipun hingga saat ini melakukan penipuan kepada calon pemilik dan Penghuni pada saat proses terjadinya transaksi jual-beli Unit Apartemen. Adapun hak dan kewajiban antara pengembang dan calon pembeli tertuang dalam Perjanjian Pengikatan Jual-Beli yang telah disepakati dan telah ditandatangani para pihak.

Adapun kita cermati pemberitaan yang beredar di media massa yang kami kutip dari detik.com Jadi Tersangka karena Curhat Apartemen, Komika Acho Segera Disidang”, kemudian dari mediaindonesia.com dengan judul “Curhat Dirugikan Pengelola Apartemen....Eh Dijadikan Tersangka”, persoalan tersebut adalah murni permasalahan hukum.

Jika kita mengacu landasan konstitusi bahwa Semua orang sama di hadapan hukum dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi. Apakah salah pengembang melakukan pelaporankepada pemilik/penghuni apabila telah terjadi tindak pidana yang merugikan pengembang Apartemen Green Pramuka ?

Dengan demikian tuduhan dari berbagai pihak bahwa Pengembang Apartemen Green Pramuka melakukan kriminalisasi kepada Acho adalah tidak benar, kami hanya menjalankan hak hukum kami untuk melaporkan tentang dugaan terjadinya tindak pidana kepada aparat penegakan hukum sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Kami yakin pihak aparat penegak hukum telah memproses laporan kami secara profesional dan akuntabel. Mari kita tunggu proses hukum ini berlangsung, kami sepenuhnya menyerahkan penyelesaian persoalan hukum ini sesuai dengan peraturan dan prosedur hukum yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pemilik/penghuni Green Pramuka .

Demikian Press Release ini kami sampaikan sebagai penjelasan singkat dan tanggapan kami , atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

 

Hormat Kami

Kuasa Hukum

Pengembang Apartemen Green Pramuka

Setiawan & Co

Property Lawyers

Muhammad Rizal Siregar, S.H

Mobile : 081316642829

 

"Apabila kita melihat secara jernih dan teliti yang ada depan mata kita, Pemilik/Penghuni Apartemen Green Pramuka sampai dengan saat ini telah mencapai 4000 Pemilik/ Penghuni. Adapun selama proses transaksi jual-beli unit Apartemen Green Pramuka, Pengembang tidak pernah sekalipun hingga saat ini melakukan penipuan kepada calon pemilik dan Penghuni pada saat proses terjadinya transaksi jual-beli Unit Apartemen. Adapun hak dan kewajiban antara pengembang dan calon pembeli tertuang dalam Perjanjian Pengikatan Jual-Beli yang telah disepakati dan telah ditandatangani para pihak."

Silahkan Anda tinggalkan komentar atau masukan Ide

Tinggalkan Balasan