Lebih baik mana beli Apartemen atau Rumah Tapak?

Pilihan hunian semakin beragam. Masyarakat kini bisa memilih tempat tinggal sesuai dengan dana yang dimiliki serta lokasi yang diinginkan.

Tetapi dengan ragam pilihan rumah yang semakin variatif dan banyak juga yang masih bingung menentukan hunian yang tepat.

Seperti memilih antara Rumah Tapak atau  Apartemen  seperti Green Pramuka City di Jakarta Pusat ini. Dari dua tipe hunian ini, masing-masing memiliki keuntungan dan kelemahan yang harus diperhatikan bagi calon pembeli. Seperti hak dan kewajiban terkait apartemen dan rumah konvesional yang berbeda.

Bahkan ada perbedaan antara rumah tapak dan rumah vertikal yang menambah ataupun mengurangi daya tarik masing-masing. Berikut ulasannya:

Biaya perawatan

Dalam hal biaya, memang rumah tapak lebih hemat, karena penghuni tidak harus mengeluarkan berbagai biaya, seperti biaya keamanan, kebersihan, dan lain-lain. Selain itu, di Indonesia tentunya biaya listrik dan air yang lebih murah karena masuk dalam kategori rumah standar dan masih banyak yang di subsidi Pemerintah.

Namun rumah tapak juga memerlukan biaya perawatan bangunan tiap tahun seperti pengecatan eksterior, atap bocor, dan lain-lain disamping waktu kita yang banyak akan terpakai untuk merawat atau membersihkan.

Sedangkan apabila tinggal di apartemen, penghuni memang harus megeluarkan biaya yang wajib, karena ada berbagai tambahan biaya, seperti service charge, sinking fund, serta biaya listrik dan air.

Namun biaya perawatan bangunan ditanggung bersama dengan penghuni unit lain. Beberapa kerusakan yang biasa ditemui di rumah tapak seperti genteng bocor dan arus pendek tidak ditemui di apartemen seperti di Green Pramuka City . Kebakaran akibat arus pendek juga jarang terjadi karena kabel ditanam di dalam pipa dan perawatan berkala yang teratur.

Renovasi bangunan

Kebebasan melakukan renovasi fisik bangunan bisa dilakukan apabila tinggal di rumah tapak. Pemilik juga bebas melakukan dekorasi atau melakukan aktivitas hobi lainnya.

Di apartemen, Green Pramuka City penghuni memamng tidak bebas merenovasi Fisik bangunan karena salah satu miik dan benda bersama yang sanga fatal jika salah pengerjaan. Di Apartemen ini bebas merenovasi/desain didalam unit dan harus selalu membuat izin sama pengelola Apartemen untuk menjaga keamanan dalam setiap pengerjaan. Fasilitas eksternal mulai dari Lift, taman , kolam renang atau Koridor semua sudah dalam perawatan di jadwal yang teratur.

Status kepemilikan bangunan

Status kepemilikan rumah tapak adalah hanya ada milik pribadi

Lain halnya dengan apartemen Green Pramuka City, pembeli  mendapatkan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) atau strata title pada unit apartemen. Dimana disamping kepemilikan pribadi, ada Kepemilikan bersaman, benda Bersama dan Tanah Bersama.

Dengan kata lain, yang menjadi hak milik adalah unit yang dibeli. Sedangkan untuk tanah dan fasilitas apartemen merupakan milik bersama.

Lokasi dan Efisien nya Waktu

Membeli Hunian Rumah atau Apartemen tentu sangat kita perhatikan Lokasi dan akses dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Pilihan beli Property di Jakarta Pusat akan lebih tepat dengan ketersediaan lahan yang semakin mahal.

 

Pilihan investasi

Harga jual rumah yang selalu meningkat, cocok untuk investasi jangka panjang. Ini karena harga tanah dan rumah setiap tahunnya mengalami kenaikan sesuai dengan nilai inflasi.

Begitu pula dengan harga sewa yang juga mengikuti.

Tetapi rumah tapak juga membutuhkan waktu lama untuk menjual. Hal ini terjadi karena banyak faktor seperti lokasi dan bunga KPR yang lebih besar untuk rumah tangan kedua.

Lain halnya dengan apartemen Green Pramuka City, apartemen ini merupakan pilihan investasi terbaik.

Bila disewakan nilainya lebih besar dibanding dengan rumah dimana fasilitas nya lengkap, lokasi strategis di Pusat Kota jakarta dan dikelilingi Universitas besar, perkantoran dan langsung di sisi Jalan Pintu Tol. Hal ini membuat apartemen akan selalu cepat laku tersewa.

Silahkan Anda tinggalkan komentar atau masukan Ide

Tinggalkan Balasan